AD / ART A.P.I.T.

ANGGARAN DASAR

ASOSIASI PENGUSAHA TOKO INDONESIA DI TAIWAN

(APIT)

MUKADIMAH

Bahwa dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, dan didorong keinginan yang luhur untuk bersatu serta merasa senasib sepenanggungan, maka dengan ini Asosiasi Pengusaha Toko Indonesia Di Taiwan (APIT) menyatakan bersatu dalam satu wadah tunggal. Dengan kesadaran yang tinggi dalam menyumbang darma baktinya untuk pembangunan Nusa dan Bangsa Indonesia, serta demi keikutsertaannya dalam pembangunan nasional, maka para pengusaha Toko Indonesia di Taiwan akan bertekad untuk memainkan peranan yang penting dalam dunia bisnis masyarakat Indonesia di Taiwan, khususnya dalam kaitannya dengan toko Indonesia. Atas dasar kenyataan tersebut di atas, maka dengan ini Pengusaha Toko Indonesia di Taiwan menyusun Anggaran Dasar sebagai berikut:

Bab I

Nama, Bentuk, Waktu, dan tempat Kedudukan

Pasal 1

Nama

Organisasi ini bernama Asosiasi Pengusaha Toko Indonesia Di Taiwan, Disingkat APIT .

Pasal 2

Bentuk

  • APIT adalah wadah tunggal, tenpat berhimpunnya para pengusaha toko Indonesia di seluruh Taiwan, dan organisasi ini berbentuk kesatuan serta diakui, disyahkan dan sebagai mitra kepala KDEI Taipei dalam mengatur, menbina, mengembangkan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis toko Indonesia di Taiwan.
  • APIT berdiri di bawah lindungan Kepala KDEI di Taipei tanggal 4 september 2008.

Pasal 3

Waktu dan Tempat Kedudukan

APIT didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan berkedudukan di ibukota Taiwan.

Bab II

Azas, Tujuan, dan Visi

Pasal 4

Azas

APIT berazaskan Pancasila

Pasal 5

Tujuan dan Visi

Tujuan umum:

  • Menjalin persahabatan antara pengusaha toko Indonesia di Taiwan

  • Membuka peluang yang lebih besar bagi produk-produk Indonesia, agar dapat masuk ke pasar Taiwan secara menyeluruh

  • Sebagai duta bangsa di tiap kota, diharapkan dapat menjaga martabat bangsa, dan memberikan image yang positif tentang Indonesia bagi masyarakat Taiwan.

Tujuan khusus :

  • Ikut ambil bagian secara aktif dalam menyukseskan Pemilu 2009, dan mempromosikan Indonesia sebagai tujuan wisata bagi masyarakat Taiwan.

Visi APIT adalah menjadikan toko indonesia sebagai tempat utama untuk memasarkan produk Indonesia di Taiwan.

BAB III

Usaha-usaha

Pasal 6

Untuk mencapai tujuannya, APIT mempunyai misi dan melakukan usaha:

  • Menjadikan satu-satunya wadah bagi pengusaha toko Indonesia di Taiwan serta senantiaasa menberi dukungan terhadap pengembangan usaha-usaha toko Indonesia di Taiwan.

  • MenjadikanAPIT sebagai organisasi yang bermanfaat bagi pengembangan produk Indonesia dalam segala aspek positif yang terkait kepadanya.

  • Menjadi jembatan antara pengusaha toko Indonesia dengan Kepala KDEI Taipei menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan registrasi / perizinan / legalitas, dan lain-lain.

  • Bekerjasama dengan instansi pemerintah terkait seperti : KDEI Taipei dalam rangka memperkenalkan dan memasarkan produk Indonesia di pasar domestik maupun pasar global.

  • Mengembangkan budaya memakai produk Indonesia di kalangan orang Indonesia maupun orang Taiwan, agar produk Indonesia makin dikenal luas di Taiwan.

BAB IV

Keanggotaan

Pasal 7

Golongan Anggota

1. Anggota APIT terdiri dari :

a) Anggota biasa

b) Pengurus

2. Yang dapat diterima menjadi anggota biasa adalah para pengusaha toko Indonesia, baik berbadan hukum maupun perorangan yang berkedudukan di Taiwan.

3. Yang dapat diterima menjadi pengurus adalah orang yang dipilih / terpilih dalan rapat anggota APIT

4. Cara penerimaan anggota diatur dalam Anggaran Rumah Tangga .

Pasal 8

Hak dan Kewajiban Anggota

1. Anggota biasa dan pengurus berhak:

  • Memilih dan terpilih menjadi pimpinan organisasi sepanjang menpunyai bisnis toko Indonesia di Taiwan

  • Memperoleh pembelaan dari organisasi

  • Mengeluarkan pendapat dan saran

2. Anggota dan pengurus berkewajiban :

  • Menjunjung tinggi dan menjaga nama serta kehormatan organisasi.

  • Melaksanakan dan mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

  • Melaksanakan program-program organisasi.

Pasal 9

Mengakhiri Keanggotaan

Keanggotaan APIT berakhir karena :

  • Meninggal dunia

  • Mengundurkan diri

  • Diberhentikan

Pasal 10

Dewan Pimpinan Pusat

1. DPP APIT terdiri atas :

  • Seorang ketua umum

  • Seorang wakil ketua

  • Seorang sekretaris

  • Seorang atau lebih bendahara

  • Ketua-ketua Bidang menurut kebutuhan

2. Tugas dan wewenang DPP diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB V

Qorum dan Pengambilan Keputusan

Pasal 11

Qorum

Qorum dalam APIT:

  • Musyawarah dan Rapat adalah sah jika memenuhi qorum, yaitu sekurang-kurangnya dihadiri oleh lebih dari 20 anggota.

  • Bila musyawarah tidak tercapai, pelaksanaannya ditunda selambat-lambatnya selama 1 minggu.

  • Apabila masa penundaan telah lewat, musyawarah maupun rapat-rapat dilanjutkan dan putusan dianggap sah.

Pasal 12

Pengambilan Keputusan

Pengambilan Keputusan dalam APIT:

  • Segenap keputusan dalam musyawarah maupun rapat-rapat diambil dengan

    musyawarah untuk mufakat.

  • Apabila mufakat tidak tercapai dengan jalan musyawarah, maka kaputusan diambil menurut keputusan suara terbanyak menurut ketentuan sebagai berikut: (1) Setiap anggota memiliki 1 (satu) suara, (2) Toko dengan nama sama memiliki 1 (satu) suara

BAB VI

Perbendaharaan

Pasal 13

1. Perbendaharaan terdiri dari :

1.1. Uang

1.2. Dokumen

1.3. Benda-banda lain

2. Perbendaharaan tersebut pada ayat (1) di atas diperoleh dari usaha yang sah.

BABVII

Kode Etik

Pasal 14

1. Dalam berusaha, anggota APIT terikat oleh Kode Etik.

2. Kode Etik ditetapkan oleh DPP.

3. Pengawasan terhadap pelaksanaan Kode Etik dilakukan oleh Dewan Pengawas APIT

BAB VIII

Dewan Pengawas

Pasal 15

1. Untuk menegakkan Kode Etik dan untuk mambentuk kelancaran tugas, DPP memiliki Dewan Pengawas, dalam hal ini diserahkan kepada Kabid Keamanan.

2. Landasan kerja dewan pengawas diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

3. Susunan Keanggotaan Dewan Pengawas ditetapkan dalam rapat APIT.

Pasal 16

Tugas dan Wewenang Dewan Pengawas

1. Sebagai pendamping DPP APIT, Dewan Pengawas atas permintaan DPP memberikan nasehat dalam menyelesaikan adanya sangkaan pelanggaran Anggaran Dasar, sangkaan pelanggaran Anggaran Rumah Tangga maupun sangkaan pelanggaran terhadap keputusan-keputusan APIT.

2. Terhadap adanya sangkaan pelanggaran Kode Etik, Dewan Pengawas berwenang menyelenggarakan peradilan kode etik.

BAB IX

Dewan Humas

Pasal 17

1. Untuk membantu DPP dalam kelancaran berorganisasi, dibentuk suatu dewan humas

2. Susunan keanggotaan Dewan Humas ditentukan oleh Rapat Anggota dengan jumlah sebanyak-banyaknya 2 orang.

3. Dewan Humas bertanggung jawab terhadap sosialisasi antara anggota APIT, dan penyebaran undangan rapat APIT.

BAB X

Perubahan Anggaran Dasar

Pasal 18

1. Usulan perubahan anggaran dasar disampaikan oleh DPP kepada para anggota melalui rapat anggota APIT yang diselenggarakan tiap bulan.

2. Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dalam rapat anggota APIT yang dihadiri sekurang-kurangnya 50% +1 dari jumlah anggota APIT.

3. Keputusan perubahan Anggaran Dasar hanya sah, apabila disetujui oleh paling sedikit 2/3 dari jumlah anggota yang hadir.

BAB XI

Anggaran Rumah Tangga

Pasal 19

1. Rincian atas Anggaran Dasar ini diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.

2. Anggaran Rumah Tangga APIT ditetapkan oleh Rapat Anggota APIT.

3. Ketentuan-ketentuan Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan AnggaranDasar.

BAB XII

Pembubaran

Pasal 20

1. APIT hanya dapat dibubarkan oleh Rapat Luar Biasa, yang dihadiri sekurang-kuranganya 50%+1 dari jumlah anggota APIT.

2. Putusan pembubaran APIT hanya sah, bila disetujui oleh sekurang-kurangnya ¾ dari jumlah anggota yang hadir.

3. Dalam hal pembubaran organisasi, Rapat Luar Biasa yang bersangkutan sekaligus membentuk 1 ( satu) panitia likuidasi untuk menyelesaikan segala sesuatau yang menyangkut kekayaan organisasi dan hal-hal lainnya.

4. Apabila terdapat sisa kekayaan APIT dalam likuidasi, maka panitia likuidasi menghibahkan kepada lembaga-lembaga sosial.

ANGGARAN RUMAH TANGGA

ASOSIASI PENGUSAHA TOKO INDONESIA DI TAIWAN

(APIT)

BAB I

Usaha

Pasal 1

Dalam upaya mencapai tujuan, usaha yang dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha

Toko Indonesia di Taiwan adalah:

1. Senantisa berazaskan Pancasila

2. Disesuaikan dengan petunjuk / arahan yang digariskan dalam hasil rapat anggota APIT, serta ketentuan-ketentuan lain yang terdapat pada Anggaran Dasar APIT

3. Dalam kegiatan tertentu, Pengurus APIT menyusun dan merencanakan kegitan-kegiatan organisasi yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

BAB II

Keanggotaan

Pasal 2

1. Yang dapat diterima menjadi anggota Biasa APIT adalah para pengusaha toko Indonesia di Taiwan yang bergerak di bidang usaha: Toko / Distributor / Importir yang menjual barang-barang Indonesia seperti : kosmetik, produk makanan, produk minuman, cd, dvd, majalah, buku, novel, dan sejenisnya yang berasal dari Indonesia.

2. Keanggotaan APIT dinyatakan diterima oleh pengurus APIT setelah terlebih dahulu memenuhi persyaratan dan prosedur penerimaan anggota. Yang mana berikutnya diharapkan akan diberikan Kartu / Tanda Anggota oleh pengurus APIT.

Pasal 3

Tata cara / prosedur penerimaan anggota APIT sebagai berikut:

Pengusaha tersebut hadir pada rapat anggota APIT dan bersedia membayar iuran APIT tiap bulannya sebesar NT$500,-

Pasal 4

1. Keanggotaan dalam APIT dinyatakan gugur / batal apabila:

a. Berhenti atas permintaan sendiri;

b. Diberhentikan;

c. Izin usahanya dicabut oleh yang berwenang;

d. Meninggal dunia.

BAB III

Kewajiban dan Hak Anggota

Pasal 5

1. Kewajiban anggota APIT adalah sebagai berikut:

a. Mengakui bahwa APIT adalah satu-satunya wadah dan organisasi induk yang bersifat non profit bagi toko Indonesia di Taiwan.

b. Menyetujui, melaksanakan dan mentaati anggaran dasar, anggaran rumah tangga, kode etik dan segala ketentuan, peraturan serta keputusan organisasi APIT.

c. Menjunjung tinggi dan membela nama dan kehormatan organisasi serta memperteguhkan kesetiakawanan sesama anggota.

d. Melaksanakan program organisasi secara keseluruhan.

e. Memenuhi kewajiban-kewajiban keuangan yang telah ditetapkan oleh organisasi, antara lain : membayar uang iuran tiap bulan.

f. Bagi anggota yang ikut program arisan yang tiap bulannya membayar NT$2.000-, maka diwajibkan mengikuti aturan main yang berlaku.

2. Hak anggota adalah sebagai berikut:

a. Menghadiri rapat atau musyawarah.

b. Mengemukakan pendapat dalam rapat / musyawarah yang dihadirinya.

c. Memilih dan dipilih sebagai pengurus di dalam struktur jabatan organisasi.

d. Memperoleh perlakuan yang sama dari organisasi.

e. Mengajukan secara tertulis, usul, keterangan, kasus, kritik membangun, proses insiden atau pengaduan kepada pengurus.

f. Meminta turut hadir pada waktu pengurus organisasi yang bersangkutan menetapkan tindakan disiplin atau penilaian atas watak dan hasil pekerjaan sesuatu keputusan.

g. Mempertahankan pendiriannya atau membela diri, jika mempunyai sesuatu keperluan.

h. Mendapat bantuan dan layanan informasi tentang peraturan – peraturan kebijaksanaan pemerintah Indonesia dan Taiwan yang berkaitan dengan bisnis toko Indonesia di Taiwan.

i. Memperoleh perlindungan, pembelaan dan bimbingan dari organisasi.

BAB IV

Status dan Susunan Organisasi

Pasal 6

1. APIT adalah satu-satunya asosiasi bagi pengusaha toko Indonesia di Taiwan, dan merupakan wadah paguyuban sosial kemasyarakatan bagi pengusaha toko Indonesia di Taiwan.

2. Keberadaan Organisasi APIT diakui sah oleh Kepala KDEI Taipei.

Pasal 7

Susunan organisasi diatur sebagai berikut:

1. Susunan pengurus adalah sbb:

– Ketua umum

– Wakil ketua

– Sekretaris

– Bendahara 1

– Bendahara 2

– Humas 1

– Humas 2

– Keamanan 1

– Keamanan 2

BAB V

Tugas Pimpinan, Sekretaris, Bendahara, dan Pengurus

Pasal 8

1. Pimpinan organisasi adalah personalia yang mengkoordinasi semua kegiatan organisasi;

2. Anggota pengurus dibebastugaskan baik seterusnya maupun sementara oleh rapat pengurus pleno yang bersangkutan, karena:

– Mendapat tugas dari negara/dinas, atau hal-hal yang menyebabkan yang bersangkutan tidak dapat aktif.

– Dianggap menghambat pelaksanaan, perkembangan organisasi, dan melalaikan tugas kewajibannya;

– Meninggal dunia;

– Mengundurkan diri atas permintaan sendiri;

– Melanggar disiplin organisasi atau menodai nama dan kehormatan organisasi.

3. Jika terjadi lowongan dalam kepengurusan, pimpinan berwenang menetapkan orang-orang untuk mengisi lowongan-lowongan itu dengan status sebagai pengurus.

4. Pedoman yang mengatur tata kerja, wewenang dan tanggung jawab pengurus akan diatur sesuai kesepakatan hasil rapat anggota APIT.

5. Jika ketua umum, dan wakil ketua umum berhalangan menjalankan tugas-tugasnya, maka penggantinya ditunjuk dari salah satu di antara ketua-ketua bidang.

Pasal 9

1. Pimpinan organisasi dengan dibantu oleh wakilnya bertugas mengatur dan mengawasi tata tertib dan disiplin anggota.

2. Sekretaris organisasi bertugas melakukan kewajibannya dalam hal-hal yang bersifat administratif dan kesekretariatan, seperti mencatat notulen rapat dan mengumumkan hasil rapat secara lisan dan tulisan tiap bulannya.

3. Bendahara organisasi bertugas menagih uang iuran dan uang arisan bulanan, serta melaporkan pembukuan APIT secara terperinci dan tertulis kepada anggota dalam Rapat Anggota APIT tiap bulannnya.

4. Tugas dan wewenang Pengurus APIT

a. Pengurus bertugas mewakili kepentingan APIT di Indonesia dan Taiwan.

b. Pengurus bertugas memberikan arahan, petunjuk dan pembinaan organisasi kepada anggota, agar progran dan kegiatan organisasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga maupun ketentuan-ketentuan lain yang telah disepakati dalam Rapat Anggota.

c. Pengurus APIT berwenang mengambil kebijaksanaan atau keputusan demi kepentingan anggota sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan Anggaran Dasar.

d. Sesuai kesepakatan Hasil Rapat Anggota APIT, maka Pengurus APIT tidak diperkenankan menduduki jabatan yang sama pada perusahaan di bawah kendali APIT, seperti ”INHUA” Co.Ltd, kecuali dalam keadaan darurat, dalam arti tak ada anggota yang mau menduduki posisi jabatan yang ditawarkan tsb.

BAB VI

Rapat, Hak Bicara, dan Hak Suara

Pasal 10

1. Rapat pengurus pleno ialah rapat yang dihadiri oleh anggota-anggota pengurus lengkap.

2. Rapat pengurus harian ialah rapat yang dihadiri anggota-anggota pengurus terdiri dari : ketua umum, wakil ketua umum, ketua-ketua bidang, sekretaris, bendahara 1.

3. Rapat pengurus pleno dan rapat pengurus harian dapat diadakan sewaktu-waktu, bila dianggap perlu demi kepentingan APIT.

Pasal 11

Hak bicara dan hak suara dalam Rapat Anggota APIT

1. Hak bicara pada azasnya menjadi hak perorangan yang penggunaannya diatur oleh tata tertib organisasi umumnya.

2. Hak suara yang digunakan dalam pengambilan keputusan pada dasarnya dimiliki oleh anggota yang penggunaannya dilakukan sesuai dangan tata tertib organisasi umumnya.

BAB VII

Keuangan

Pasal 12

1. Keuangan APIT bersumber dari:

a. Uang iuran anggota

b. Usaha-usaha lain yang sah

2. Besarnya uang iuran anggota ditentukan oleh rapat anggota APIT

3. Penunggakan lebih dari 1 (satu) tahun terhadap kewajiban sebagaimana diatur dalam ayat (2) di atas akan dikenakan tindakan organisasi.

4. Yang dimaksud usaha-usaha lain yang sah seperti tercancum pada butir (1)b. antara lain:

– Berupa pendapatan dari hasil usaha “INHUA” Co.Ltd. sesuai kesepakatan pemegang saham “INHUA” Co.Ltd.

BAB VIII

Perbendaharaan

Pasal 13

Perbendaharaan terdiri dari:

a. Uang, seperti tersebut dalam Bab VII pasal 12;

b. Dokumen

c. Benda-benda lain.

BAB IX

Kode Etik dan Dewan Pengawas

Pasal 14

1. Kode etik diperlukan dalam rangka menjamin jalannya usaha, sehingga tidak merugikan di antara anggota.

2. Kode etik di antara anggota APIT disebut Kode Etik APIT.

Pasal 15

1. Untuk menegakkan kode etik APIT dibentuk dewan pengawas.

2. Dewan pengawas terdiri paling sedikit 2 (dua) orang.

3. Dewan pengawas dibentuk oleh Dewan pimpinan Pusat APIT berkaitan dengan masalah sengketa pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh anggota.

4. Yang Bertugas sebagai dewan pengawas adalah Ketua Bidang Keamanan dan para anggotanya.

BAB X

Lain-Lain

Pasal 16

Hal-hal yang belum diatur atau masih belum jelas diatur dalam Anggaran Rumah Tangga APIT ini, akan diatur oleh pengurus APIT sesuai dengan wewenang masing-masing dalam peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Untuk softcopynya dapat didownload di-SINI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: